Hari Pertama Masuk Kerja, Bapas Nusakambangan Mengikuti Halal Bihalal Kementrian Hukum dan Ham

hari pertama masuk kerja bapas nusakambangan mengikuti halal bihalal kementrian hukum dan ham
hari pertama masuk kerja bapas nusakambangan mengikuti halal bihalal kementrian hukum dan ham

NUSAKAMBANGAN, BERCAHAYA NEWS – Senin (9 Mei 2022), kementrian Hukum dan Ham secara serentak mengadakan Halal Bihalal dan diikuti seluruh UPT se-Indonesia melalui zoom Meeting.

Acara dibuka langsung oleh Mentri Hukum dan HAM Yasona Laoly diawali dengan apel pagi kemudian dilanjutkan halal bihalal dengan saling salam-salaman.

Halal Bihalal adalah sebuah tradisi di Indonesia yang sangat baik untuk dirayakan, karena yang terlibat adalah orang-orang yang berusaha mengamalkan ajaran Islam tentang silaturahim, persahabatan yang baik, dan perlunya saling memaafkan.

Dan yang lebih penting Halal bihalal yang sesuai sunah dapat melebur dosa Sesama manusia, seperti Sabda Rosulullah Nabi SAW “Tidaklah dua orang muslim saling bertemu kemudian berjabat tangan, kecuali akan diampuni (dosa-dosa) mereka berdua sebelum mereka berpisah.” (HR. Abu Daud, Turmudzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)

Asal muasal atau sejarah Halalbihalal ini terdiri dari beberapa versi. Menurut sumber yang dekat dengan Keraton Mangkunagara di Surakarta, tradisi Halalbihalal awalnya dipelopori oleh KGPAA Mangkunagara I (Sultan Solo) yang dikenal juga sebagai Pangeran Sambernyawa.

Untuk menghemat waktu, tenaga, pikiran, dan biaya, setelah salat Idul Fitri diadakan pertemuan khusus antara Raja (Sultan) dengan abdi dalem dan tentara secara bersamaan di aula istana. Seluruh abdi dalem dan prajurit dengan tertib memberikan penghormatan kepada Raja dan Ratu.

Silaturahmi versi Pangeran Sambernyawa ini kemudian ditiru oleh seluruh ormas Islam, atau yang kini lebih dikenal dengan Halalbihalal.

Walaupun dalam Islam saling memaafkan itu bisa dilakukan kapanpun tidak harus menunggu saat lebaran, namun tradisi halal bihalal ini dirasa cukup efektif untuk media saling memaafkan karena biasanya orang-orang berkumpul saat lebaran. Sehingga dengan adanya halal bihalal semua dapat bertemu dan saling memaafkan.

Tampilkan Semua
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait

Exit mobile version