<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Pantai Sodong &#8211; Bercahaya News</title>
	<atom:link href="https://bercahaya.cilacap.info/tag/pantai-sodong/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bercahaya.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Jan 2022 04:21:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bercahaya/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Pantai Sodong &#8211; Bercahaya News</title>
<link>https://bercahaya.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Cilacap</description>
</image>
	<item>
		<title>1 Nelayan Korban Kapal Terhantam Ombak, Ditemukan Basarnas Cilacap</title>
		<link>https://bercahaya.cilacap.info/ci-43238/1-nelayan-korban-kapal-terhantam-ombak-ditemukan-basarnas-cilacap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Jan 2022 14:36:35 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Adipala]]></category>
		<category><![CDATA[Basarnas Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Cemara Sewu]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Sodong]]></category>
		<category><![CDATA[Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bercahaya.cilacap.info/ci-43238/1-nelayan-korban-kapal-terhantam-ombak-ditemukan-basarnas-cilacap</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP,  aria-label="Bercahaya News">BERCAHAYA NEWS &#8211; Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan salah satu korban kapal tenggelam dihantam ombak pantai selatan di hari kedua pencarian Minggu, (16/1/2022).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CILACAP</strong>, <a href="https://bercahaya.cilacap.info" aria-label="Bercahaya News">BERCAHAYA NEWS</a> &#8211; Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan salah satu korban kapal tenggelam dihantam ombak pantai selatan di hari kedua pencarian Minggu, (16/1/2022).</p>
<p>Diketahui bahwa sebelumnya Basarnas Cilacap mendapatkan kabar adanya orang tenggelam di Perairan Selatan Pantai Sodong Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.</p>
<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Cilacap, I Nyoman Sidakarya menerangkan, Korban di temukan atas nama Juweni (55) Pada Minggu (16/1) Pukul 16.05 WIB.</p>
<p>&#8220;Korban ditemukan dari lokasi kejadian ke arah selatan dengan jarak sekitar 2 NM dalam keadaan meninggal dunia.&#8221; Ucap I Nyoman Sidakarya.</p>
<p>Lebih lanjut, Nyoman juga menjelaskan bahwa Korban ditemukan saat Tim SAR Gabungan sedang melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu karet.</p>
<p>Saat melakukan pencarian itu, Tim SAR melihat sesosok yang terlihat mengambang, kemudian setelah didekati ternyata itu adalag korban yang sedang di cari.</p>
<p>Mengetahui hal tersebut, Tim SAR Gabungan kemudian mengevakuasi Jasad Korban ke daratan dan dibawa ke RSUD Cilacap.</p>
<p>&#8220;Korban pertama yang ditemukan, yakni atas nama Juweni (55) Warga Kelurahan Kebon Baru Kecamatan Cilacap Selatan Kabupaten Cilacap. Smentar terkait korban lainnya, kita masih melanjutkan pencarian korban atas nama Toni (45) Warga Keluarahan Tegal Kamulyan Kecamatan Cilacap Selatan Kabupaten Cilacap.&#8221; Jelas I Nyoman Sidakarya.</p>
<p>Diketahui sebelumnya, dikabarkan ada korban tenggelam Pada Sabtu (15/1) Siang saat sedang menjaring ikan bersama 12 ABK di Perairan Selatan Pantai Sodong Kecamatan Adipala Cilacap.</p>
<p>Namun nahas datang ombak tinggi datang dan mengahantam kapal yang mereka gunakan, sementara 10 berhasil selamat dan dua di antaranya tenggelam.</p>
<p>Pencarian akan kita lanjutkan besok pagi Senin (17/1) dengan rencana sesuai Operasi SAR dan penyisiran permukaan air dan penyisiran darat.</p>
<p>&#8220;Pencarian kita kerahkan sekitar 70 Personel SAR Gabungan dan dua Rubber Boat, satu RIB Basarnas dan di bantu Perahu Jukung Katir oleh pihak SAR Lokal.&#8221; Pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Basarnas-Cilacap-Temukan-SatucNelayan-yang-tenggelam-di-Pantai-Sodong-atau-Cemara-Sewu.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Basarnas Cilacap Temukan Satu Nelayan yang tenggelam di Pantai Sodong atau Cemara Sewu]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Basarnas-Cilacap-Temukan-SatucNelayan-yang-tenggelam-di-Pantai-Sodong-atau-Cemara-Sewu-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Basarnas Cilacap Temukan Satu Nelayan yang tenggelam di Pantai Sodong atau Cemara Sewu]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>BKSDA Jateng bersama Pertamina Lepasliarkan Tukik di Pantai Sodong Cilacap</title>
		<link>https://bercahaya.cilacap.info/ci-40370/bksda-jateng-bersama-pertamina-lepasliarkan-tukik-di-pantai-sodong-cilacap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Aug 2021 11:06:42 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Adipala]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Sodong]]></category>
		<category><![CDATA[Penyu Lekang]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[Tukik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bercahaya.cilacap.info/ci-40370/bksda-jateng-bersama-pertamina-lepasliarkan-tukik-di-pantai-sodong-cilacap</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Bercahaya News">CILACAP.INFO &#8211; Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah bersama dengan PT. Pertamina (Persero) Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Maos Cilacap melepasliarkan tukik Penyu Lekang (Lepidochlys olivacea) sebanyak 206 ekor di Pantai Sodong, Adipala, Cilacap, Jawa Tengah, pada Senin, 23 Agustus 2021.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://bercahaya.cilacap.info" aria-label="Bercahaya News">CILACAP.INFO</a> &#8211; Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah bersama dengan PT. Pertamina (Persero) Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Maos Cilacap melepasliarkan tukik Penyu Lekang (Lepidochlys olivacea) sebanyak 206 ekor di Pantai Sodong, Adipala, Cilacap, Jawa Tengah, pada Senin, 23 Agustus 2021.</p>
<p>Tukik tersebut merupakan hasil relokasi sarang serta penyelamatan telur yang diserahkan masyarakat kepada Kelompok Konservasi Penyu Nagaraja, Cilacap yang merupakan binaan BKSDA Jawa Tengah.</p>
<p>Kegiatan ini merupakan implementasi dari Perjanjian Kerja Sama antara BKSDA Jawa Tengah dengan PT. Pertamina (Persero) Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Maos Nomor PKS.04/K.21/TU/REN/02/2020 tanggal 12 Februari 2020.</p>
<p>Perjanjian tersebut yakni tentang Penguatan Fungsi dan Konservasi Keanekaragaman Hayati Melalui Penyelamatan Satwa Liar Dilindungi (Penyu, Trenggiling dan Bubut Jawa), dalam rangka mendukung Pengelolaan Kawasan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Penyangga di TWA Gunung Selok, Cilacap.</p>
<p>Kepala BKSDA Jawa Tengah, Darmanto menyampaikan bahwa Penyu Lekang merupakan salah satu dari satwa dilindungi di Indonesia sehingga pelepasliaran tukik Penyu Lekang (Lepidochlys olivacea) ke habitatnya diharapkan bisa melestarikan populasi penyu di alam.</p>
<p>&#8220;Sebagai satwa perairan bermigrasi, mereka akan kembali ke darat untuk bertelur. Untuk itu kita perlu menjaga habitat-habitat tempat bertelur yang disukai penyu. Tidak membuang sampah ke laut, jangan memakan telur penyu, merupakan upaya yang bisa kita lakukan untuk menjaga kelestariannya,&#8221; ungkap Darmanto.</p>
<p>Manager PT. Pertamina (Persero) Terminal Bahan Bakar Minyak Maos, Al Fakhri menyampaikan bahwa kegiatan pelepasliaran penyu lekang di wilayah kerja PT. Pertamina merupakan bentuk dukungan nyata sektor swasta terhadap konservasi satwa dilindungi dalam hal ini Penyu Lekang.</p>
<p>&#8220;Ini merupakan komitmen kami sebagai bentuk implementasi kerja sama dengan BKSDA Jawa Tengah. Kami akan terus membantu pemerintah melestarikan satwa Indonesia di habitat alaminy,&#8221; terang Al Fakhri.</p>
<p>Kegiatan pelepasliaran ini dilaksanakan di Pantai Sodong, Desa Karang Benda, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, dihadiri oleh Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah, Forkompinca Kecamatan Adipala, Den Zibang Purwokerto, Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VI Banyumas, Kepala Desa Karang Benda serta Masyarakat Mitra Polhut (MPP) Resort Konservasi Wilayah Cilacap.</p>
<p>Kegiatan ini dilakukan dengan memenuhi prinsip-prinsip kesejahteraan satwa (animal welfare) dan pelaksanaannya menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi sesuai Surat Edaran Direktur Jenderal KSDAE Nomor SE.8/KSDAE/KKH/KSA/2/5/2020 tentang Petunjuk Teknis Pelepasliaran Satwa Liar di Masa Pandemi Covid-19.</p>
<p>Pada kesempatan ini, Darmanto juga mengucapkan terima kasih kepada Komandan Den Zibang 1/IV Purwokerto yang telah memfasilitasi penyediaan lahan untuk penetasan telur penyu serta PT. Pertamina yang telah (Persero) Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Maos yang telah menyediakan sarana pendukung penetasan telur penyu dan para pihak lainnya yang telah berperan serta dalam pelepasliaran tumbuhan satwa liar dilindungi di Jawa Tengah.(*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-tukik-atau-bayi-penyu.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="678"
				height="381">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi tukik atau bayi penyu]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-tukik-atau-bayi-penyu-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi tukik atau bayi penyu]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
